Rabu, 23 Desember 2020

SOLUSI HITUNG RAPORT MUTU EDS COVID-19

Selamat pagi dan selamat Hari Raya Natal bagi sobat-sobat Operator sekolah yang ada Kabupaten Lembata, kali ini saya Yanris Kares (Operator Sekolah SMP Negeri 4 Nubatukan) saya ingin membagikan postingan mengenai permasalahan yang dihadapi teman-teman operator ketika melakukan hitung raport mutu tapi mentok di tahap 3 (Tiga), saya tahu teman-teman pasti lelah dalam menghadapi dan menyelesaikan EDS PMP Covid-19, namun sebgai OPS yang sejati maka tak mau kita harus berjuang dalam mengamankan data serta menyelesaikan misi sekolah sampai titik darah penghabisan.

Saya paham pekerjaan teman-teman OPS memang sangat tidaklah mudah apalagi teman-teman OPS dihadapkan dengan pekerjaan yang terasa sangat memberatkan dalam artian bahwa mungkin saja pekerjaan yang sudah tertekuni atau sudah diselesaiakan sampai pada garis finis pasti ada masalah saja ketika teman-teman OPS melakukan singkronisasi atau hitung raport mutu.

Salah satu yang dihadapi oleh teman-teman adalah menghitung raport mutu ketika semua data instrumen PTK maupun Kepala Sekolah sudah terisi telah berhasil di restore dan hasilnya sudah 100 % tetapi pada saat melaukan hitung raport sistem hanya menghitung sampai di tahap kedua saja, sedangkan tahap ketiga dan selanjutnya sistem tidak menghitung dan kita menunggu berjam-jam sampai baterai leptop juga lowbet, atau leptop sampai mati sendiri juga tida akan terhitung, 



Nah kali ini saya akan membagikan tutorial bagimana caranya agar pada saat hitung raport mutu PMP Covid-19 terhitung semuanaya dengan cepat. Berikut ini langkah_langkah dalam perhitungan raport mutu PMP Covid-19 :

  1. Unistall aplikasi EDS Covid-19 dan lakukan install kembali aplikasi EDS Covid-19 terbaru dengan versi 2020.A
  2. jagan lupa lakukan clear histori dengan status all time agar semua riwayat bersih kembali.
  3. selanjunya pada menu baranda PMP teman-teman lakukan restore dan hitung total kemajuan.
  4. selanjutnya akan tampil responden Kepala Sekolah dan PTK, namun dalam hal ini cukup centang pada responden kepala sekolah, sedangkan untuk PTK diabaikan dulu.
  5. setelah berhasil restore teman-teman kembali hitung raport mutu.
  6. jika pada menu hitung rapor dan sistem hanya menghitung ditahap 3 saja maka teman-teman restore kembali
  7. selanjutnya masuk pada menu kuisoner dan dan pilih isi kuisoner.
  8. klik menu rincian pada instrumen kepala sekolah "H" dan pilih H6 ( tentang pembiayaan)
  9. selanjunya silahkan teman-teman ubah khususnya pada soal pembiayaan yang mengenai "kebutuahan biaya operasional non persosonil persiswa selama satu tahun dalam masa covid-19"dan lakukan simpan
  10. selanjunya kembali kepada menu kuisoner dan hitung kembali rekapan isian teman-teman
  11. silalahkan kembali kepada menu baranda
  12. klik restore dan hitung ulang.
  13. setelah itu kembali ke menu hitung rapot mutu ulang.
Sekian dari saya yang dapat saya bagikan untuk teman-teman OPS kabupaten Lembata, muda-mudahan sulosi saya ini dapat membantu teman-teman sekalian.

SALAM DAMAI NATAL DAN BAHAGIA TAHUN BARU BAGI KITA SEMUA.

Salam Satu Data Untuk Indonesia terkhususnya di Kabupaten kita yang tercinta ini Tanah Lembata.


Sabtu, 28 November 2020

GUNUNG ILE APE ERUPSI



Erupsi gunung berapi adalah peristiwa yang terjadi saat adanya pergerakan magma dari dalam perut bumi yang berusaha keluar ke permukaan bumi. Saat erupsi terjadi, biasanya juga menimbulkan getaran-getaran di permukaan Bumi yang biasa kita kenal dengan gempa bumi.Lalu, apa sebenarnya penyebab erupsi gunung berapi? Erupsi gunung berapi terbagi menjadi dua jenis, yaitu erupsi eksplosif dan erupsi efusif.
Gunung Ile Lewotolok yang berada di daerah Kabupaten Lembata mengalami erupsi dengan skala yang lebih besar pada hari minggu (29/11/2020) sekitar jam 10 pagi tadi. Erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi dengan letusan yang lebih besar dan terpantau lebih jelas dari kota lewoleba dan sekitarnya. Warga kelihatan panik dan keluar ke jalan-jalan dan sementara sejumlah warga dari Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur tampak mulai mengungsi ke dalam kota Lewoleba dan sekitarnya dengan berpakaian seadanya demi penyelamatan diri masing-masing.. Arus kenadaraan motor dan mobil yang mengangkut warga juga terus berdatangan ke dalam kota Lewoleba. Erupsi masih berlanjut, beberapa hembusan asap tebal kehitaman dan menyebabkan beberapa Desa disekitarnya diguyur hujan abu dan pasir. Saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada status level II (waspada). Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan aktifitas pada radius 2 kilometer dari puncak/pusat erupsi Gunung Ile Lewotolok

Penulis    : Yanris Kares
Editor      : Yanris Kares


Operator Sekolah, adalah Dapur dan Jantung Sekolah Atau Pahlawan Yang Belum Mendapat Perhatian

Seiring dengan era zaman sekarang maka  diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Republik Indonesia Oleh   karena   itu,   diperlukan   rancangan mekanisme  pendataan untuk pelayanan publik yang berbasis data online yang digunakan untuk memaksimalkan pelayanan dengan cepat, tepat dan akuntabel, maka Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah membuat sebuah aplikasi Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) dari jenjang TK/Paud, SD, SMP, dan SMA baik negeri maupun swasta. sehinnga Dapodik sebagai sebagai sumber data utama Kemendikbud. Untuk menyukseskan pendataan Dapodik, telah diatur dalam Permendikbud No 79 tahun 2015 tentang Data Pokok Pendidikan yang salah satunya memuat aturan tentang tugas dari satuan pendidikan. Dalam melaksanakan tugas di satuan pendidikan Kepala Sekolah menunjuk salah satu Tenaga Kependidikan yang ada di satuan pendidikan masing-masing untuk bertugas sebagai operator Dapodik.

Menurut Yanris Kares (Operator SMP Negeri 4 Nubatukan) mengatakan bahwa  Tugas Operator Sekolah itu sangat berat yakni meng-input dan meng-update data sekolah, data sarana prasana, data siswa, dan data guru. Semua data tersebut mempunyai waktu tersendiri untuk kapan diupdate, kapan diinput, kapan harus dihapus. Hasil dari pengisian data Dapodik meliputi banyak hal diantara sarana dan prasana sekolah, penerbitan tunjangan serifikasi pendidik bagi guru bersertifikat pendidik, pelayuran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi di satuan pendidikan yang berhak untuk menerima maupun diusuIkan menerima. Pengambilan data untuk peserta Ujian Nasional dan masih banyak lainya. Hal inilah yang membuat beban pekerjaan sebagai Operator Dapodik bisa dikatakan sangat vital karena menjadi tumpuan untuk pengambilan data dari satuan pendidikan untuk digunakan berkaitan dengan kebijakan dalam dunia pendidikan. “Jadi, operator ibarat seperti reporter harus selalu update berita berita terkait data sekolah masing-masing, karna data yang ada di aplikasi Dapodik itu sangat berkesinambungan antara satu sama lain dalam proses administrasi sekolah.”

 Salah satu pemanfaatan Dapodik adalah untuk penerbitan SK Tunjangan Profesi bagi guru yang bersertifikat pendidik dan telah memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi. Berkaitan dengan hal ini, ada bapak dan ibu guru yang menceritakan kendala Operator Dapodik di satuan pendidikan masing-masing dalam pemanfaatan Dapodik untuk Tunjangan Profesi membutuhkan perhatian khusus di setiap batas penarikan data untuk Tunjangan Profesi. 

Sampai sekarang ini juga Operator sekolah belum juga diperhatikan oleh pemerintah padahal merekalah yang menjadi Dapur sekolah dan jantung sekolah, kerja operator sangat berat, kerjanya siang dan malam ketika mulai menginput dan mengentri data, mereka begadang sampai-sampai mereka lupa makan, coba dibayangkan kalau dapur kekurangan garam apakah makanan itu jadi enak, Jadi kami mohon pada Pemerintah agar diperhatikan, sebenarnya para operator ingin berteriak tapi lewat mana, dan ke siapa ??? saya mendengar ada insetif dari pemerintah untuk para operator sekolah, jika  itu benar maka kami sangat berterima kasih... Tapi sayang sampai saat tidak  ada pemberitauan resmi dari pihak yang terkait.

kami sadar, pendataan dapodik ini bertujuan mulia dan sangat bagus sekali, dan tidak hanya sekedar masalah tunjangan saja, kami operator sekolah sangat mendukung proses pendataan ini, tetapi sebaiknya juga diperhatikan juga nasib para operator seperti kami ini.

Demikian sekelumit uneg-uneg kami Operator sekolah, sekedar “ngudar rasa” mewakili rekan seperjuangan, mohon maaf tidak ada maksud menjelekkan pihak lain hanya sekedar beropini di posting pertama penulis, trima kasih.

Salam Satu Data untuk Indonesia

Logo SMP NEGERI 4 NUBATUKAN